This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 28 Agustus 2017

Liburan Jepang Day 7- Back to Jakarta

Flight kami pulang ke Indonesia hari ini pukul 10.30 dari Narita Airport. Jika naik kereta dari shinjuku biayanya 3000yen dengan menggunakan Narita Express. Berhubung kami harus berangkat pagi2 buta dan koper kami sangat banyak maka kami menyewa mobil Hiace untuk ke bandara Narita. Biaya sewa mobil adalah 29ribu yen...kalau dihitung sama saja dengan naik kereta (kami ber9 berarti butuh 27ribu yen untuk naik kereta). Kami dijemput pukul 06.30. perjalanan ke Narita cukup jauh sekitar 45-60menit. Sampai di Narita kami langsung check in dan memasukkan bagasi. Setelah melewati imigrasi, kami mencari makan pagi. Ada 1 restaurant jepang yang menyediakan menu salmon (di depan toko tax free cosmetic), kita pun menunggu sambil makan di restaurant itu.. ada 1 toko di dalam bandara Narita yang menjual Tokyo Banana dengan harga lebih murah dibandingkan yang saya beli di Shinjuku. Mungkin karena toko itu tax free jadi lebih murah..jadi kalau ketinggalan belum beli oleh-oleh bisa beli di toko itu (lupa namanya, isinya makanan buat oleh2 smua, tokonya letaknya di hook). . Bye Japan..we had really great time here…

Liburan Jepang Day 6 - Disnyeland + Akihabara + shinjuku

Hari ini agenda kami ke Disneyland. Namun, kami sudah berencana maksimal jam 4 kami sudah harus kembali pulang karena masih ada beberapa barang yang harus dibeli. Perjalanan ke Disneyland cukup jauh dari shinjuku kira-kira 40-60 menit. Sesampainya di Disneyland udara memang tidak terlalu dingin, tapi anginnya kenceeenng banget..
Di Disneyland bulan ini kebetulan temanya adalah Frozen, kebetulan banget Double A suka film Frozen. Kami menunggu jawal Winter greeting Frozen pukul 12. Namun ternyata dibatalkan karena kondisi angin yang terlalu kencang..oke kita tunggu jadwal parade yang lain pukul 13. Sambil menunggu kami keliling area Disneyland..Dibandingkan USJ, antrian tiap wahana disini jauuuhh lebih ramai. Kami mau masuk ke wahana monster inc saja harus mengantri 80menit..akhirnya di Disneyland kami tidak naik wahana apapun karena antriannya yang sangat panjang. Tiba saatnya parade selanjutnya dan ternyata angin masih sangat kencang..jadi semua parade hari itu dibatalkan..hiks,hiks..untung anak2 ga terlalu sedih karena masing-masing udah beli souvenir kesukaan mereka. Si dede beli tempat popcorn olaf (harganya 2100yen) , si kakak beli bando pita gede minnie mouse (harganya 1500yen).hehehe.. 


Anyway, kalau mau makan siang ada restaurant makanan ala McD disana, Cuma antriannya puanjaaangg banget. Akhirnya kami makan di restaurant Jepang di dekat toko souvenir dekat pintu masuk. Untuk masuk ke restaurant itu saja kami harus waiting list. Makanannya di dalam memang ada menu pork, namun ada menu non pork seperti kobe beef steak ataupun tempura. Harganya per porsi lumayan sekitar 1000-1500yen. Berhubung angin kencang sepertinya akan terus berlangsung, sehingga hari itu parade di Disneyland sepertinya dibatalkan, akhirnya sekitar jam 3-4 kami memutuskan untuk pulang. 


Rute selanjutnya adalah ke akihabara. Hanya untuk foto di depan AKB48..hehehe..kawasan akihabara memang isinya barang-barang elektronik semua..jadi bagi yang mau nyari kamera atau alat2 eletronik lain ada disini. Gak lama disana kami lanjut ke shinjuku untuk membeli beberapa oleh-oleh yang belum terbeli. 

Minggu, 27 Agustus 2017

Liburan Jepang Day 5 - Fuji area

Hari ini rute kami adalah ke area Fuji. Papa memutuskan hari ini untuk menyewa mobil beserta supir saja mengingat perjalanan kami yang cukup jauh. Kami sudah memesan mobil Hiace dengan kapasitas 9-10 orang melalui www.car-jtsa.com dengan harga 85ribu yen untuk 12jam (all include bensin, tol, tip supir..exclude tiket masuk). Tujuan pertama kami adalah ke shinjuku gyoen park untuk melihat bunga sakura..emang udah ada di februari bunga sakura??saya tanya sama host apartment ataupun supir mobil kami apakah sakura sudah ada? Mereka bilang belum ada. Tapi saya yakin sudah ada beberapa pohon yang tumbuh karena ada beberapa orang yang posting di instagram bahwa sakura sudah tumbuh. Bermodal foto orang tidak dikenal di instagram depan bunga sakura, saya bertanya ke petugas penjaga gerbang masuk (oh iya kami masuk lewat gerbang shinjuku namanya dan keluar lewat gerbang okido dekat parkir mobil). Petugas taman menunjukkan ada 2 titik di taman yang pohon sakuranya sudah tumbuh. Alhamdulillah kesampaian juga lihat bunga sakura....cantiiikkkk banget..


Setelah puas berfoto-foto dengan bunga sakura, kami lanjut ke tujuan selanjutnya yaitu lake kawaguchi. Perjalanan ke lake kawaguchi kurang lebih 1,5jam..lumayan bisa tidur selama di mobil..hehe.. Sampainya di Lake Kawaguchi, kami turun untuk foto di pinggir danau. Sebenernya view nya sih biasa aja menurut saya..bagusan view danau toba..ehehe..angle untuk melihat gunung fuji dari tmp kami berhenti kurang bagus..kami pun tidak bisa naik perahu di danau karena danaunya beku...huhu..Masih terlihat sisa2 salju di pinggir danau. Kami lanjut ke Kachi-Kachi Ropeway, sayang sekali sedang tutup untuk maintenance.



Selanjutnya kami dibawa ke spot untuk melihat gunung fuji...Subhanallah cantik sekali pemandangan saat itu. Kami melihat apa yang dikatakan orang-orang sebagai “Fuji Mirror”, persis seperti foto kalender. Air danau yang tenang memantukan gunung fuji di permukaan air danau. Tour guide kami bilang kejadian ini langka, karena bila ada angin sedikit saja akan ada riak di air danau dan tidak akan ada pantulan gunung fuji..Subhanallah… cantik sekali ciptaan Allah. 



Tidak jauh dari spot melihat gunung Fuji, ada toko yang menjual souvenir, aneka snack dan tentu saja....Ice Cream Green Tea..Entah kenapa, dingin2 pun enak sekali makan ice cream green tea..hehehe...Bagi yang tidak membawa mobil, bisa keliling dengan retro bus/omni bus yang ada disana (bisa pilih green line/red line tergantung tujuan). Perjalanan ke Fujiten kurang lebih 20menit dari Lake kawaguchiko. Satu2nya transportasi ke Fujiten adalah dengan mobil pribadi atau taksi. Begitu masuk fujiten kita bisa langsung menginjak dan bermain salju tanpa harus membayar apa2. Jika ingin bermain ski harus membayar lagi + 4000 yen. Berhubung tujuan saya ke Fujiten hanya agar anak2 bermain, maka kami langsung menuju ke area family. Dari pintu masuk jalan kearah kiri ada loket untuk membeli tiket masuk ke area anak-anak. Perorang dikenakan biaya 600yen. Disana kita bisa menyewa sled. Dijamin anak-anak pasti ketagihan main salju disini... 


Setelah puas main salju, kami meluncur menuju Gotemba Premium Outlet, sebelumnya kami makan dulu di sebuah restaurant Jepang di dekat Fujiten. Di perjalanan menuju Gotemba kami melewati Yamanaka Lake. Kami turun sebentar untuk berfoto-foto. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan dan singgah sebentar di salah satu temple yang ada di area Fuji. Perjalanan ke gotemba kurang lebih 90menit..Mendekati Gotemba, ada orang bawa papan dipinggir jalan yang bertuliskan “Gotemba Premium outlet Closed”(dalam bahasa Jepang)....zzzz, udah jauh2 eh tutup lagi..Namun suami pasti senang karena dompetnya jadi aman..eheheheh...Dari gotemba kami langsung kembali ke tokyo. Sebelum menuju shinjuku, kami berhenti sebentar di area shibuya untuk melihat langsung patung hachiko dan shibuya crossing (letaknya di seberang patung hachiko). Tak lama di area shibuya kami lanjut ke shinjuku untuk makan malam dengan kolega bisnis suami. Malam itu kami makan steak wagyu...enaaaakk..Alhamdulillah for today

Senin, 07 Agustus 2017

Mempersiapkan perlengkapan musim dingin..

Mencari perlengkapan musim dingin di Jakarta emang gampang-gampang susah. Di toko-toko di mall hanya bulan tertentu saja mereka mengeluarkan koleksi musim dingin. Biasanya mengikuti season yang berlaku di luar negeri. Selain itu harganya juga selangit kalo beli di Mall, mengingat ini jaket atau baju2 juga dipake jarang-jarang kan, belum tentu 1tahun sekali juga dipake. Jadi beli dimana dong perlengkapan musim dingin dengan harga terjangkau bahkan ada yang murah juga ? Based on pengalaman saya, ada beberapa tempat dan website yang oke untuk beli perlengkapan musim dingin.. Here they are… 

1) Cascade Factory Outlet Bandung 
Pertama kali nyari perlengkapan musim dingin itu disini. Ngeliat ada jaket winter warna pink buat anak-anak lucuu bgt dan pas bgt tinggal 1. Bagian dalam jaket itu ada bulu-bulunya juga jadi hangat kalau dipakai. Trus bagian topinya pun ada bulu-bulunya gitu..Soo cute…Walaupun agak kepanjangan tangan nya, nekat ambil krn emaknya udah fall in love bgt sama jaket ini..hehehe.. …Oh iya untuk harganya sekitar +400ribu rupiah. Kalau untuk jaket pria agak kurang pilihannya disini. Di lantai dasar ada koleksi baju hangat untuk wanita. Baju-baju bahan knit, topi, ataupun syal. Tapi kalau untuk yang berbusana muslim seperti saya, pilihan dress terusan selutut agak kurang. Rata-rata yang dijual baju atasan lengan panjang. 

2) Heritage Factory Outlet Bandung & Grand Galaxy Park 
Nah, nyebrang ke sebelah Cascede ada Heritage Factory Outlet. Disini pun tersedia jaket-jaket winter dan perlengkapan winter lain seperti sarung tangan ataupun topi anak-anak. Di Heritage ini lah saya dapat jaket saya yang warna khaki. Pertama liat udah suka banget dan kok ya pas banget stok tinggal 1. Walaupun ukurannya sedikit ketat di badan, tapi masih bisa geraklah. Cuss langsung beli dengan harga +450ribu rupiah. Wkatu jalan-jalan ke Factory outlet lain sekitar Heritage, ada jaket yang sama tapi harganya bedanya sekitar 150ribu.. Untuk anak-anak disini saya beli sarung tangan dan topi. Untuk koleksi jaket-jaket pria pun ada disini. Saya lihat ada merk Pull & Bear bagusss harganya skitar 450ribu. Tapiiii….ntah kenapa ukuran paling besarnya adalah L sedangkan ukuran si papa XL..…hahahaha.. Jakarta dan Bekasi pun ada Heritage FO. Kebetulan saya ke Heritage Bekasi di hari-hari terakhir menjelang berangkat karena baju hangat anak-anak masih kurang. Nah disini, saya dapat baju hangat anak-anak bahan fur gitu seperti yang di uniqlo tapi dengan harga lebih murah..hehehe..warnanya pun bagusss banget, pink elektrik gitu..Mama senang. Oh iya, Disini pun ada jaket-jaket winter gitu. Sempet nyari jaket buat papa juga tapi lagi-lagi gak ada ukuran XL..hihihi… 

3) Blossom Factory Outlet Bandung 
Untuk nyari jaket ukuran si dede agak susah karena kecil banget. Di 2 Factory Outlet diatas ga nemu. Alhamdulillah di Blossom banyak pilihannya utk ukuran kecil. Jatuhlah pilihan pada jaket warna hijau army untuk si dede, sklian beli kembaran untuk kakaknya. Walaupun bagian dalam jaketnya tidak ada bulu-bulu seperti yang saya beli di cascade, tapi ada topi kupluknya ada bulu-bulunya juga. Bagusss… Disini juga ada jaket-jaket untuk wanita dan pria..piihannya lebih banyak dibanding di 2 Factory Outlet sebelumnya. Untuk jaket wanita rata-rata pendek sepingggul, sedangkan saya mencari yang panjang sepaha. Untuk jaket pria banyak pilihan namun harganya memang lebih mahal, untuk 1 jaket pria sekitar 600ribu rupiah. 


4) Uniqlo 
Siapa yang tidak tahu brand Uniqlo yang terkenal dengan teknologi Heat Tech nya. Untuk musim dingin teknologi tersebut membantu badan kita untuk tetap hangat. Mulai dari kaos, celana, sampai jaketnya. Saya sekeluarga beli longjohn di uniqlo, selain tertarik dengan teknologinya yang meyakinkan banget, bahannya juga seperti kaos biasa tidak seperti longjohn pada umumnya yang berbahan tebal. Di uniqlo Jakarta saya beli longjohn(hanya 1 buah), jaket fleece dan 1 jaket heat tech untuk anak-anak, begitu sampai di Jepang, untuk barang yang sama harganya bisa beda 100ribu rupiah..hikss. 

5) Aliexpress 
It was my first time I tried Aliexpress..awalnya takut ditipu barang gak datang tapi setelah lihat review2nya yaa coba-coba aja. Di Aliexpress sebenernya mau cari perlengkapan winter apapun ada. Tapi untuk barang-barang tertentu gak berani takut kualitas atau ukurannya. Terbukti saya beli sepatu boots, harganya tergolong murah tapi ternyata sewaktu datang barangnya malah kekecilan padahal saya sudah ukur kaki sesuai instruksi produsennya. Barang yang saya beli di aliexpress adalah legging winter untuk saya dan anak-anak. Bahannya memang lebih tebal dari legging biasa bahkan punya anak2 bagian dalam leggingnya bahannya ada bulu-bulunya. Kalo di online store di Jakarta mungkin harganya 170ribuan. 


6) Mark and Spencer Grand Metropolitan Mall 
Mau cari diskonan Mark and Spencer carinya disini. Bisa dibilang ini seperti factory outletnya Mark and Spencer. Setelah keliling-keliling cari sepatu boots buat saya (yess, saya niat banget mau pake sepatu boots…kapan lagi kan bisa pake boots)akhirnya dapat juga disini. Tapi ukurannya terbatas banget mungkin hanya tinggal size 37,38,39 dan masing-masing size barangnya tinggal 1 atau 2. Alhamdulillah size saya masih ada..oh iya untuk harga sepatu bootsnya dibawah 800ribu ya…Worth it banget apalagi bahannya kulit loh.. 

7) Winter wool di Grand Metropolitan Mall 
Winter wool ini bentuknya hanya kios yang terletak di lantai dasar. Isinya cukup lengkap mulai dari longjohn, jaket, sarung tangan, syal, topi, bahkan ada boots. Namun untuk harga jaketnya memang sedikit mahal (at least untuk kantong saya..hehe). Disini saya hanya beli earmuff untuk anak-anak.

8) Pasar Gede Bage Bandung 
Siapa yang gak tau Pasar Gede bage di Bandung, baju-baju preloved mulai dari yang masih bagus sampe yang dekil juga ada disini..hehehe..Saya baru tahu juga sebenarnya dari baca-baca blog orang, mereka mencari perlengkapan winter disini. Penasaran juga, akhirnya waktu kita ke bandung sempet-sempetin mampir kesana. Tujuan kesini adalah mencari jaket si papa (udah desperate banget ukurannya ga ada di beberapa toko) dan kalau ada jaket buat saya. Tempatnya menurut saya cukup nyaman, ada Acnya lohh..lantainya juga bersih gak seperti pasar yang ada di bayangan kita. Setelah berputar2 dari 1 toko ke toko lain akhirnya ketemu juga jaket buat si papa. Range harga jaket bulu angsa disini 100-200ribu rupiah saja. Jangan salah, jaket-jaket merk terkenal seperti Uniqlo juga ada disini. Tapiii…jangan lupa cek kondisi jaket sebelum membeli yaa…kalau sudah dibeli, jangan lupa direndam air panas dulu ya sebelum dicuci atau kalau perlu laundry sampai 2x..hehehe

9) Twighouse Bandung 
Toko twighouse ini baru ketemu 2 minggu menjelang keberangkatan, ketemunya pun di instagram (padahal ada tokonya di bandung, tapi kita gak tau sebelumnya). Toko ini terbilang lengkap menyediakan semua keperluan winter. Disini saya beli neck warmer untuk anak-anak dan syal untuk saya. Penting banget neck warmer ini untuk anak-anak , karena anginnya di Jepang dingin banget dan baju anak-anak rata-rata tidak menutup sampai leher. Syal untuk saya pun bermanfaat bgt, walaupun saya pakai jilbab, anginnya ternyata masuk juga loh sampe kuping..hahaha..

Senin, 15 Mei 2017

Liburan Jepang Day 4 - Tokyo

Kami checkout dari apartment pukul 10.00. Kalau menginap di apartment dari Air bnb biasanya check out paling lambat memang 10.00 dan kita tidak bisa menitipkan koper. Usahakan meninggalkan apartment dalam keadaan rapi dan bersih yaa...Kami menuju stasiun shin-osaka untuk naik shinkansen. Kami sampai stasiun shin osaka sekitar pukul 11.30. Berhubung kami belum sempat makan pagi, jadi kami membeli makan pagi (sekaligus makan siang) di stasiun osaka. Ada 1 toko makanan di lantai dasar yang menyediakan bento yang bisa dibawa ke kereta. Harga bento ayam kurang lebih 890yen.
Kedai makanan yang halal yang paling kiri
Chicken bento yang bisa dibawa ke kereta
Kami sampai Tokyo Station sekitar pukul 14.00, kemudian kami naik yamanote line menuju apartment kami dan turun di stasiun shin-okubo. Di stasiun shin-okubo ini ga ada lift ataupun eskalator, jadi lumayan ngangkat2 koper turun tangga. Pemilik apartment kami di Tokyo bernama Rui, dia menjemput kami di depan stasiun shin-okubo dan membantu membawakan 1 koper kami.. Jarak dari shin-okubo ke apartment kurang lebih 10 menit (mengingat kami membawa koper jadi jalannya aga lambat). Oh iya, check in di apartment itu biasanya pukul 15.00 dan gak bisa early check in ya..Rui menjelaskan detail bagaimana mengoperasikan seluruh perangkat yang ada di rumah. Apartment di tokyo ini terletak di daerah shinjuku. Melongok lewat jendela aja udah keliatan stasiun Shinjuku. Apartmentnya 2 lantai, walaupun cukup sempit dibanding apartment di Osaka namun apartmentnya nyaman.
Apartment kami di shinjuku
Setelah shalat di apartment kami berjalan menuju shinjuku gyoen park untuk melihat bunga sakura. Yups harusnya bulan febuari bunga sakura belum mekar, namun based on informasi di instagram ada beberapa pohon yang sudah mekar. Lokasinya cukup jauh dari apartment kami, kira-kira 20-30 menit jalan kaki. Salahnya kami adalah kami tidak check dulu jadwal buka tutup taman. Jadi sampainya di taman eh sudah tutup..huhuhu..kami pun kembali jalan-jalan di sekitar shinjuku. Kami makan malam di Yoshinoya. Menu yoshinoya di jepang lebih variatif dibandingkan dengan di Indonesia. Tidak hanya beef bowl, kita juga bisa makan sukiyaki, salmon, ataupun unagi disana. Range harga untuk satu paket salmon + daging ala beefbowl skitar 600yen. Sehabis makan kami pergi ke Don Quijote di Shinjuku untuk membeli snack-snack oleh-oleh. Malam itu Don Quijote penuh sekali (mungkin setiap malam ya..?). Perlu waktu skitar 30-45 hanya untuk mengantri bayar belanjaan di bagian tax-free. Setelah semua oleh-oleh didapat, kami pun pulang untuk istirahat karena besok kami akan dijemput jam 08.00.
Suasana malam shinjuku..
Ngeliat bunga sakura depan satu restaurant..kirain pohon boongan ternyata beneraann..haha

Liburan Jepang Day 3 - Universal Studio

Agenda hari ini adalah agenda yang tertunda kemarin yaitu ke Universal studio. Untuk pergi ke Universal Studio harus transfer beberapa kali karena jaraknya cukup jauh dari apartment kami. Kembali kami menggunakan Google maps. Kami sudah membeli tiket universal studio di Indonesia di HIS travel dengan harga 890ribu utk dewasa & 577ribu untuk anak (anak dibawah 4tahun free). Kurs saat membeli tiket USJ adalah 119. Begitu keluar kereta di universal city, anginnya sangat kencang..be prepared.. Si kakak pun sampai kedinginan dan minta semua ditutup mukanya. Begitu masuk USJ terlihat di area sebelah kanan adalah tempat mainan anak2.. kami skip dulu langsung menuju ke Harry Potter. Saat itu kondisi tidak begitu ramai sehingga kami bisa langsung masuk ke area Harry Potter tanpa mengambil antrian.. Woww, keren banget berasa lagi tempatnya Harry Potter beneran. Tapi si kakak melihat area harry potter agak spooky karena bentuk-bentuk bangunannya. Jadi selama di dalam pun si kakak rewel minta keluar dari area Harry Potter. Begitu masuk, di dekat pintu masuk ada jual butterbeer yang terkenal itu..begitu lliat tulisan “no alcohol” kita pun mencobanya....Enaaakkk saudara2...hehehhe.
(Kiri atas) Gate Universal Studio..
(Kiri bawah) Depan Hogwarts yang antriannya panjang..
(kanan) Harry Potter Village yang kereen bgt
Kami melanjutkan kembali menjelajahi area Harry Potter. Dede dan opungnya menonton pertunjukan sulap. Berhubung kakak gak mau, jadi kita muter2 di sekitar area itu. Ada toko souvenir jual lengkap tongkat sihir punya harry potter, hermione, dll. Harganya lumayan mahal untuk sebuah tongkat. Mungkin bagi pecinta berat Harry Potter tidak menjadi masalah harganya..hehehe..Wahana yang paling terkenal di Harry Potter berada di bangunan sekolah hogwart..antriannya mencapai 75 menit..huhu..kami ikhlas skip masuk ke dalamnya. Setelah puas di area Harry Potter kami melanjutkan kembali jalan ke arah dalam USJ. Di dekat area Jaws, ada booth face painting. Si kakak pun tertarik ingin face painting. Harga untuk 1x face painting adalah 2500yen dan discount 50% untuk pembelian ke2. Dede pun akhirnya ikutan face painting. Hasil face paintingnya kereeennn banget...:)
So pretty girls..Double A with their face painted..
Setelah itu, kami makan di sebuah restaurant Jepang di depan danau. Well, untuk menunya tidak bisa dikatakan murah karena 1 paket makanan lengkap harganya sekiatr 1000-1500yen. Setelah makan kami lanjut jalan-jalan. Kebetulan saat itu sedang ada parade “15th years reborn USJ” , ada berbagai jenis karakter disana seperti minion, elmo, dll..ada pula penari-penari dan kendaraan hias yang besar2.. Si dede senang banget melihat parade itu dan kami pun ikutan menari saat kendaraan hiasnya berhenti.
Parade minion..
ikutan joget-joget pas parade..:)
Kami lanjut ke tempat main anak-anak. Suami dan adik-adik pisahkan diri karena mereka mau melihat wahana-wahana lain. Di tempat anak2, Double main cupcake yang berputar-putar, mobil-mobilan, carousel dan permainan semacam “gajah bleduk” kalo di Indonesia. Di area anak-anak juga ada tempat permainan indoor. Isinya ada perosotan mandi bola, kemudian menyusun balok-balok besar, perahu2an dan ada beberapa permainan lain. Kami menghabiskan waktu cukup lama di area ini karena ternyata Double A betah disini..hehehe.. Waktu menunjukkan pukul 4 sore, kami pun memutuskan untuk pulang,karena pada pukul 7, kami ada janji makan malam dengan kolega bisnis suami. Di perjalanan pulang, saat kami berhenti di salah satu stasiun JR, kami membeli tiket shinkansen untuk esok hari. Harga tiketnya 14450 yen untuk dewasa dan setengah harga untuk anak-anak. Mengingat barang bawaan kami yang cukup banyak dan kami malas untuk menitipkan koper lagi di stasiun di tokyo, kami pun membeli tiket pukul 12.00. Oh iya, kalau mau shalat bisa di guest service dekat pintu masuk USJ bilang aja mau shalat, tapi harus wudhu terlebih dahulu karena ga ada tempat wudhu disitu.

Minggu, 14 Mei 2017

Liburan Jepang Day 2 - Kyoto

Hari ini jadwal kami seharusnya ke Universal Studio, namun berhubung kami harus menunggu koper yang akan diantar jam 10 , jadi kami mengubah jadwal hari ini ke Kyoto. Kami berangkat dengan menggunakan kereta non JR atau yaitu dengan kereta Hankyu line (kalo bingung naik kereta apa buka aja google maps, sangat membantu). Untuk sampai Kyoto Station kami mengeluarkan uang 800 yen. Sampai di Kyoto Station kami membeli one day pass bus ticket seharga 500 yen (sekali naik bus di kyoto sekitar 230 yen). Letak bus ticket counternya ada kyk bangunan sendiri di luar stasiun kyoto sebelah kanan.
In front of Kyoto Station and it was freezing at 2 degree celcius..
Setelah dapat ticket, kami mencari dimana pemberhentian untuk bus no 206 atau 100. Di setiap line halte bus sudah ada nomor2 busnya dan tujuannya sehingga tidak sulit untuk kita mencarinya. Tidak lama menunggu datang juga busnya. Kami turun di halte Gojozaka (bisa juga turun di kiyomichi) untuk ke kuil kiyomizudera. Dari halte bus, kami harus menyebrang jalan terlebih dahulu untuk menuju kuil. Jalan Menuju kuil kiyomizudera terbagi 2 tapi ujungnya sama. Jalur sebelah kiri lebih menanjak, banyak penjual makanan dan suvenir sedangkan jalur kanan jalanannya lebih sepi dan tidak terlalu menanjak (tetep capek sih kalo sambil dorong stroller). Kami mengambil jalur kanan. Di jalur kanan ada penjual ice cream green tea yang enaaakkk banget (sebelah kiri jalan) dan juga ada penyewaan kimono.
Dingin dingin makan green tea ice cream..enak ice creamnya gak cair-cair..hehe
Kalau mau sewa kimono, saran saya sewa di jalur kanan toko kimono paling bawah (letaknya sebelah kanan). Kita awalnya mikir “ah ntar aja deket2 kuil sewanya repot nanjak pake kimono”..begitu sampai atas bahkan sampe kita turun lagi lewat jalur kanan ternyata hanya harga sewa kimono jauh lebih mahal (skitar 5300 yen). Sewa kimono di tempat saya itu sekitar 4300 yen..kita bebas memilih kimono yang kita suka. Karena udara diluar dingin sekali, sehingga long john dan winter leggingnya tidak perlu saya lepas, begitu pula dengan anak-anak. Prose pemakaian kimono memakan waktu +20mnit perorang, kenapa lama?karena ternyata itu berlapis2 dalamnya plus mereka mengerjakannya detail dan presisi sekali.
Trying to be Japanese people with kimono..cuma dede aja yg mendukung mukanya..hehe
Berhubung sudah pukul 16.30, loket kuil kiyomizudera sudah hampir tutup, kami tidak masuk ke dalam kuil karena di dalam masih jauh untuk bisa sampai keatas dan banyak anak tangga (ribet pakai kimono dan suami belum boleh terlalu banyak naik turun tangga). Kami turun lewat jalur satu lagi yang banyak jual makanan dan suvenir. Kami pun mampir untuk membeli oleh2 untuk teman kantor suami dan keluarga. Segala macam jenis biskuit ataupun wafer matcha ada disana, selain itu ada kue mochi berbagai rasa. Packagingnya pun bagus2 sehingga cocok untuk jadi oleh2.
Suasana ramai di sepanjang jalan menuju Kuil...
Setelah mengembalikan kimono, perut sudah lapar karena kami skip makan siang. Berdasarkan rekomendasi, ramen halal yang terkenal di Kyoto adalah Naritaya ramen yang ada di dearah Gion. Dari halte bus Gojozaka, kami naik bus 206 ke Gion (hanya 2-3 pemberhentian). Dari halte Gion kami mengandalakan Google maps untuk ke Naritaya ramen, hanya sekitar 6 menit jalan kaki. Tempatnya Kecil sekali hanya cukup sekitar 15 orang. Saat itu sudah cukup malam, itu pun kami harus menunggu orang yang selesai makan untuk bisa masuk. Setelah kenyang makan, kami kembali ke stasiun Kyoto dengan menggunakan bus yang sama. Dari halte Gion kami harus menyebrang jalan (arah balik) kemudian jalan hingga ada kuil besar setelah perempatan besar, disitulah halte bus nya. Sampai Kyoto station kami membeli tiket seperti rute kami datang ke Kyoto. Anyway udara di Kyoto hari itu sangaaaattt dingiinn. Setelah sampai di apartment kami sudah terlalu lelah dan istirahat untuk besok ke universal studio.

Menyusun Itinerary Jepang 7 hari

Semenjak beli tiket di bulan agustus 2016, saya punya waktu 6 bulan persiapan..Jepang terkenal dengan warganya yang kurang fasih bahasa inggris, tranportasi (kereta) yang rumit rutenya, dan tulisan-tulisan petunjuk yanga da disana kebanyakan tulisan kanji. Soo...saya pribadi ngerasa butuh baca-baca pengalaman orang yang udah pernah kesana. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan, yaitu itinerary, pakaian, dan makanan. Di jepang banyak banget tempat2 wisata yang bisa didatangi.

Berhubung kami datang melalui bandara Kansai Osaka dan pulang dari Tokyo, sehingga kami bisa mengunjungi 3 kota, yaitu Osaka, Kyoto, Tokyo. Kami menginap 3 hari di Osaka, 1 hari PP Osaka-Kyoto, dan 3 hari di Tokyo. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun itinerary adalah :

a). Jika pergi dengan anak-anak, tidak perlu memaksakan harus mendatangi 3 tempat sekaligus dalam 1 hari. Kenapa? Perbedaan waktu jakarta-jepang itu 2 jam, jadi kalau bangunin anak2 jam 7 pagi, sama aja kyk bangunin mereka jam 5 pagi..which is itu susah banget yaa..jadi paling baru bisa berangkat dari apartment jam 8.30-9.00. Lalu, jalan pake 2 buah stroller itu ga bisa secepet jalan sendiri, belum lagi di stasiun yang agak ribet krn hrs bolak balik ngelipet stroller atau nunggu naik elevator yang lumayan rame. b). Pilih tujuan wisata yang searah dalam 1 hari. Misalnya di tokyo, area shinjuku, shibuya, ginza, ueno, akihabara itu berada dalam 1 line kereta, namanya yamanote line, jadi lebih gampang karena ga usah ganti-ganti line. Atau area ueno, akihabara, asakusa itu juga 1 area.
Plan awal itinerary selama di Jepang
c). Berhubung saya bawa anak-anak, jadi saya hanya sedikit memasukkan jadwal kunjungan ke castle. Mereka kemungkinan akan bosan hanya melihat-lihat di castle tanpa ada mainan ataupun hiburan yang membuat mereka tertarik.
d). Bagi yang muslim, jangan lupa cari tahu restaurant atau tempat makan yang muslim friendly. Di area asakusa tokyo atau kyoto ada naritaya ramen halal. Di namba osaka ada honolu ramen halal juga. Kalo bingung ga nemu tempat makan halal, ga usah khawatir tinggal lari aja ke yoshinoya bisa pesan daging atau ikan.
e). Perlu beli JR Pass gak ya? Kalau saya kemarin gak beli JR Pass. Kenapa? Karena setelah saya hitung, penggunaan kereta JR saya di Jepang kurang dari 29ribu yen..selain itu di Osaka,kami akan lebih sering munggunakan subway. Di Kyoto pun kami menggunakan bus. So, hitung benar berapa biaya transportasi per harinya dan apakah menggunakan kereta JR/subway/metro/bus. Untuk tau bagaimana menghitung biaya transportasi kereta di jepang bisa menggunakan website www.hyperdia.com

Contoh detail penghitungan biaya yg dibutuhkan

f). Selain JR Pass, banyak banget tersedia tiket pass yang ada di Jepang. Misalnya Osaka, Ada Osaka Amazing pass, ada Yokoso Pass. Di tokyo pun ada tokyo wide pass, ada hakone pass, ada yamanote pass. Setelah tahu mau kemana aja, pilih tiket pass yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan. Semua bisa dengan mudah dicari di website. g). Perhatikan tanggal dan waktu buka tutup tempat wisata tujuan kamu. MIsalnya untuk main salju biasanya dibuka dari bulan November – april. Kemudian untuk melihat bunga sakura ada tempat-tempat tertentu yang viewnya bagus bgt, biasanya jam 5 sore disana udah gelap banget. Jadi sesuaikan itinerary dengan hal-hal tersebut ya.

Liburan ke Jepang Osaka Day 1

Day 2 (12 feb 2017) Keliling Shinsaibashi dan Dotonburi Kami tiba di Kansai International Airport sekitar pukul 08.00. setelah keluar pesawat kami menuju pengecekan imigrasi. Jangan lupa sedia pulpen ya di tas untuk mengisi kartu imigrasi. Kami pun mengisi kartu kedatangan dimana di dalamnya kami harus menuliskan alamat selama kami tinggal di osaka. Bila kalian booking penginapan lewat Air bnb seperti kami, jangan lupa tulis “air bnb” di kartu imigrasinya. Setelah selesai mengurus imigrasi, saat kami hendak mengambil bagasi, ada mbak-mbak Jepang yang berdiri di escalator menuju tmp ambil bagasi sambil membawa kertas bertuliskan nama si Papa..dan ternyata waktu ambil bagasi, ada 3 koper kami yang tidak terangkut ke osaka alias ketinggalan di Kuala Lumpur..zzzzzz. yang ketinggalan itu koper Bou (baca : bude dalam bahasa batak), koper double A (semua baju anak2 disitu) daaaannn yang paling epic koper berisi susu, pampers, dan makanan. Untungnya di tas backpack masih ada pampersnya Dede. Petugas bandara disana bilang kopernya akan diantar besok jam 10 ke apartment..yasudahlah kami ikhlaskan tuh koper2 nyampenya besok. Habis ngurus koper2, perut sudah terasa lapar. Kami pun mencari tempat makan. Ada restaurant halal di 2F terminal kedatangan namanya The U-don. Setelah makan kami bersiap diri memakai long john dan jaket karena udara di luar bandara mencapai 3-4 derajat celcius. Setelah semua siap, kami menuju ke tempat penukaran YOKOSO Pass yang sudah kami booking di internet.
Di dalam Narita Express..lengkap baju hangat double2..
Perjalanan dari Kansai ke Nankai Namba kurang lebih 40menit. Begitu sampai di Nankai-Namba Station kami mencari coin locker berbekal peta nankai namba station yang kami download di internet. Sampai di depan depan coin locker, kami bingung mana locker yang bisa digunakan mana yang sudah terisi.. JADIIII....katanya kalau lockernya masih ada kuncinya itu tandanya masih kosong, kalo sudah tidak ada kuncinya tandanya udah keisi....Berhubung kami membawa 5 koper (dari total 8 koper), sepertinya akan susah mencari loker yang kosong..ternyata di lantai basement (B1F) ada tempat penitipan koper berbentuk loket..kami pun menitipkan koper-koper kami di tempet itu. Tempat penitipan koper hanya bisa sampai jam 6 sore dengan biaya 700 yen per 1 koper. Setelah menitipkan koper kami menuju Uniqlo yang ada di stasiun tersebut untuk membeli celana panjang, long john double, baju tidur double A. Sewaktu masuk ke uniqlo, langsung tercengang meliat jaket fur yang sama kayak punya Double A dipajang dengan harga 500 YEN SAJA...sedangkan saya beli di jakarta sudah discount aja masih 159ribu...zzzz,long john dan jaket pun lebih murah disana dibandingkan uniqlo jakarta. Bisa lihat pengalaman belanja di Jepang di Postingan selanjutnya ya. Setelah mencari2 pakaian yang kami butuhkan, kami pun keluar dari stasiun. Grrrhhhh, anginnya dingiiiinn banget. Berhubung sudah terlalu siang sehingga kami membatalkan perjalanan ke osaka castle dan memutuskan untuk mencari makanan. Dari stasiun nankai namba kami berjalan ke arah kanan...disana banyak sekali deretan rumah makan jepang. Ada salah satu restaurant sushi yg recommended namanya Genrokuzushi Sennichimae tapi waiting lis dan antriannya panjang sekali. Tidak jauh dari situ ada restaurant yang menyajikan steak daging sapi dan ada pula set sushi..harga makanan di restaurant ini tidak bisa dikatakan murah sehingga kurang tepat kalau untuk budget traveller.
Restaurant sushi yang terkenal "Genrokuzushi Sennichimae" tapi waiting listnya lamaa...
Restaurant tempat kami makan
Setelah makan kami kembali mengambil koper yang dititipkan dan menuju ke apartment. Kami menyewa apartment dengan kapasitas 9 orang di dekat kawasan shinsaibashi. Apartment tsb ada 4 kamar,1 living room, 2 bathroom, kitchen, and laundry room. Berikut penampakannya.
Apartment kami...nyamaaannn bangettt..lokasinya pun strategis
Malamnya saya, suami, dan adik-adik jalan kaki ke shinsaibashi street dan dotonburi. Tujuan pertama kami adalah ke Pablo. Saya dan suami penasaran dengan rasanya karena di jakarta ngantrinya amit-amit banget. Di shinsaibashi Pablo memang mengantri tapi ga terlalu panjang. Harganya pun jauh lebih murah dibanding di jakarta. Setelah itu kami lanjut ke shinsaibashi street, saya mampir dulu ke matsumoto kiyoshi untuk membeli make up yang sudah saya list. Matsumoto Kiyoshi ini surganya cewe-cewe pecinta brand make up Jepang..
Antrian pablo yang masih manusiawi gak kayak di jakarta...
Shinsaibashi street at night...rameee n dinggiinn banget..
Sepanjang jalan shinsaibashi isinya toko-toko semua..dann yang bikin saya tergoda adalah banyak sale...mulai dari toko sepatu ABC Mart (ada slip on adidas harganya skitar 8900 yen), H&M,zara,uniqlo daaan masih banyak lagi. Sesampainya di dotonburi river banyaakk banget pedagang makanan di gerobak, mulai dari ice cream green te, okonimiyaki, takoyaki, kobe beef steak. Hati-hati ada “buta” (pork in japanese) yaa dimakanannya, jadi jangan sungkan2 nanya ke pedagangnya sebelum beli. That’s it untuk hari ini..Badan udah pegel plus udara di luar yang super dingin pas malam.